Dewasa ini berkembang berbagai macam alat
telekomunikasi, seperti hand phone dan internet, keduanya merupakan alat
komunikasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat dari berbagai kalangan.
Orang dewasa menggunakan alat komunikasi tersebut untuk membantu pekerjaan
mereka, seperti mengirim surat-surat melalui e-mail, facebook
atau twitter. Sama halnya orang dewasa, para remaja pun kini
menggandrungi alat komunikasi yang biasanya digunakan oleh orang dewasa
tersebut, baik hand phone maupun internet.
Remaja,
pada umumnya lebih memilih berkomunikasi melalui SMS karena tarifnya lebih
murah dibandingkan menelpon. Selain SMS, remaja juga menggandrungi media sosial
yang ada di internet seperti facebook dan twitter, karena dirasa
lebih menarik dan mempunyai wilayah komunikasi yang luas. Akibat dari banyaknya
remaja yang menggunakan SMS, facebook dan twitter, maka terjadilah
komunikasi antarremaja yang berbeda-beda tempat tinggal, bahasa dan wawasan,
sehingga terbentuklah bahasa-bahasa baru diantara remaja yang lebih populer
dengan sebutan bahasa gaul. Oleh sebab itu, remaja sekarang lebih banyak
menggunakan bahasa gaul dibandingkan Bahasa Indonesia yang baik dan
benar dalam komunikasi mereka, baik komunikasi secara lisan maupun melalui
media sosial.
Permasalahannya adalah, apakah munculnya ragam
bahasa gaul di kalangan remaja tersebut dapat merusak tatanan Bahasa
Indonesia atau tidak? Merusak tatanan Bahasa Indonesia secara langsung mungkin
tidak, akan tetapi akan membuat remaja kesulitan untuk menggunakan Bahasa
Indonesia yang baik dan benar, dikarenakan mereka sudah terbiasa menggunakan
bahasa gaul dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar