Dengan semakin kompleksnya
kehidupan masyarakat dewasa ini, khususnya masyarakat di perkotaan yang hidup
dengan kesibukan dan kepadatan kota, masyarakat lebih selektif dalam memilih
dan menentukan segala sesuatu. Sebagai masyarakat yang tingkat mobilitas
kesehariannya tinggi, sudah barang tentu mereka dituntut untuk menggunakan
waktu sebaik mungkin agar semua agenda kegiatannya dapat dilaksanakan dengan
baik dan tepat waktu. Pemerintah sebagai pelayan masyrakat pun menyadari akan
hal ini, maka pemerintah mengadakan alat transportasi umum bagi masyarakat
untuk guna membantu mobilitas masyarakatnya, khususnya masyarakat di perkotaan.
Pada kenyataannya, alat transportasi umum yang diadakan
oleh pemerintah yang sejatinya untuk membantu mobilitas masyarakat, ternyata
belum bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Hal ini bisa kita
lihat dari kondisi alat transportasi umum di perkotaan yang pada umumnya dalam
kondisi kurang terawat, sehingga tidak memberikan kenyamanan bagi masyarakat
yang menggunakannya, kondisi ini diperparah juga dengan pengaturan lalu lintas
yang kurang baik sehingga kemacetan masi terjadi di hampir semua jalan-jalan
perkotaan. Pada akhirnya, masyarakat yang seharusnya terbantu dengan adanya
alat transportasi umum, kini harus berfikir kembali agar semua kegiatannya bisa
berjalan sesuai dengan agenda seharusnya, tanpa adanya keterlambatan akibat
macet di jalanan kota.
Menghadapi kenyataan yang ada, kini sebagian masyarakat
beralih dari alat transportasi umum ke kendaraan pribadi, khususnya bagi
masyarakat yang mampu membeli kendaraan sendiri. Hal ini terjadi bukan tanpa
sebab, melainkan karena kenyataan yang menuntut masyarakat untuk mencari cara
agar mobilitasnya dapat berjalan sesuai dengan agenda seharusnya. Keadaan ini
merupakan hal wajar bagi masyarakat perkotaan, karena masyarakat cenderung
memiliki kesibukan dengan mobilitas yang sangat tinggi.
Dari semua permasalahan di atas, tentunya memiliki dampak
positif dan negatif masing-masing. Tapi disini penulis hanya menjelaskan
tentang kecenderungan masyarakat antara alat transportasi umum dengan kendaraan
pribadi, dengan melihat dari penyebab kecenderungannya tersebut.
